Fatamorgana

derap langkah yang terpaku dalam fatamorgana
membawa nyali ke alam sukma
bertabur tusukan-tusukan cahaya surya
yang menggema,
menggema di relung dada

bergegas, bergegas lari menapak jejak
tertatih memapah raga yang engga beralih
terbungkuk dalam heningnya ruang

bersorak, bersoraklah atas kisah dan kasih
menangis, menangislah atas rindu yang tak pernah usai

dalam satu naungan langit
berlarilah dengan lambat
berjalanlah dengan cepat
menanti dengan senyum
menjemput hilangnya fatamorgana kehidupan

irdevzan, 230411 17:05

0 ungkapan kawan:

Poskan Komentar

Hai kawan-kawan, terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca dan berkomentar di pendopo langit ini ^_^


up