Aku dan Ibu Ku

Mother know what the best for me :)
Dari beberapa post yang saya tulis di blog ini belum ada yang sama sekali menyinggung tentang Ibu. Entah kenapa baru terpikirkan sekarang bahwa hal itu terasa janggal. Cerita tentang Bapak, Aviz, dan sahabat-sahabat Balad Ranger juga ada. Kok tentang Ibu belum ada ya?
milkysmile

Padahal cerita mengenai Ibu itu perjalanannya panjang, apa karna sekian lamanya saya bersama Ibu dengan berbagai keluh kesah yang saya bagi serta sedikit upaya untuk membuat beliau senyum jutaan kali jadi membuat saya lupa jika keistimewaan itu tidak perlu dituliskan di sini, hanya dinikmati dan disyukuri saja sudah cukup :)

Namun bukan Irma namanya jika tidak ada sedikit ketikan buat cerita-cerita biasa itu terpampang di sini. Ya, hanya cerita biasa, menurut orang lain mungkin sangat biasa. Namun bagiku itu luar biasa. Hehehehe.. Karena semua orang punya cerita hidup masing-masing. I am too :)

Ibu itu tiga huruf yang berjuta makna.milkysmile

Di kala saya sedih maupun bahagia selalu ada Ibu. Waktu sakit, orang yang selalu pertama kali dijadikan tempat bermanja itu Ibu. Orang yang pertama kali dijadikan pengaduan saat sakit kepala kambuh atau demam itu Ibu. Meskipun itu tengah malam, pasti Ibu langsung ke kamar. Ah, Ibu betapa engkau sangat SUPER sekali :-*

Ibu itu orangnya bawel, bawel juga bukan sembarang bawel. Bawel buat kebaikan anaknya, tapi anaknya suka ga cepat menanggapi dan merespon instruksi dari Ibu, jadi kebanyakan kena semprot ocehan sama marahnya beliau. Hehehe.. Ampuuun Ibu.. Ga lagi-lagi deh.

Ibu itu orangnya hebat, kenapa? Karena Ibu itu selain sebagai ibu rumah tangga, beliau pun menjadi guru di salah satu SMP Negeri terkemuka di sudut Jatinangor. Hahaha.. Proses membagi waktunya pasti sangat berbeda dengan ibu-ibu yang hanya mengabdikan dirinya di rumah. Saya juga pengen kayak Ibu, bisa jadi wanita karir tanpa melupakan keluarga.

Ibu itu orangnya ga suka masak. Beda banget sama ibu-ibu temen yang pada lihai dan mahir memasak. Lah, Ibu saya tu ga terlalu suka masak. Senengnya beli bumbu instan terus tring tring pake mejik jadi deh masakan ala bumbu kemasan. Kalo engga seneng beli lauk pauk yang udah jadi. Sedangkan saya, bisa dibilang seneng yang namanya masak, meskipun bukan level chef tapi yang penting bisa menentukan bumbu, rempah-rempah, dan bahan makanan apa yang bisa dijadikan masakan. Makanya sekarang sedang suka berguru masak memasak sama nenek (nenek tu kebalikan ibu, beliau ahlinya masak memasak). Biar nanti anak-anak dan suami saya kelak betah makan di rumah. Eh, meskipun Ibu ga suka masak di rumah tapi saya betah-betah aja kok buat makan di rumah karena GRATIS dan saya bisa masak makanan yang saya suka sendiri :D

Ibu itu seneng banget nimbum makanan ringan di rumah, entah itu berupa snack, minuman, atau es krim dan semacam coklat, permen begitulah. Soalnya kata Ibu, anak-anaknya lebih baik jangan jajan di luar dengan ga tau kualitas dari makanan kecil itu sendiri. Kalo udah dibeliin Ibu dan tinggal diambil di lemari atau di kulkas itu menurutnya sudah aman. Enak sih, apa-apa tinggal ambil, serasa supermarket itu ada di rumah. Hahahaha.. Oh iya, ke kampus juga saya itu sering bawa makanan ringan atau minuman kemasan yang dibawa dari rumah, dan teman-teman menjuluki saya "tukang bawa cemilan", ah padahal mereka juga suka icip-icip nimbrung menghabiskan makanan ;)

Dan yang terakhir, Ibu itu ga ada duanya, doa dan restu dari beliau selalu mengalir untuk saya. Bukan tanpa beliau, saya sudah menjadi seperti ini. Kata bapak juga, "mintalah doa sama Ibu kalo mau apa-apa, biar lancar.." :')

"Di doa Ibu ku dengar, ada nama ku disebut"
milkysmile

The last but not least, terima kasih ibu.. Irma saaaaaayaaaang sama Ibu :-*
Beberapa dokumentasi:
*Karena netbook kenangan rusak, dan entah bgmn nasib file-file disana, jadi cuma dikit foto-fotonya :((

Waktu Ibu di wisuda (S1 ekstensi). Laaah anaknya kapan ya :'(

Guweeeeh, Ibu, Avizz
Apa, Ibu, Guweeeeh, Avizz (kacau lah gayanyaaa hahahahaha..)

13 komentar:

  1. Ah, indahnya keluarga bahagia... :')
    Iya, bener. Doa orang tua terkhusus ibu untuk anaknya memang tanpa hijab. :)

    BalasHapus
  2. hehehe.. alhamdulillah diberi anugerah terindah dr Alloh SWT sebuah keluarga yang berbasis program KB (2 anak cukup) -haha..- tapi sedikit demi sedikit selalu kompak.

    betul kak, doa orang tua apalagi ibu tu paling mujabarab :)

    BalasHapus
  3. tulisan yang bagus,teteh...^^

    BalasHapus
  4. kasih ibu sepanjang hanya memberi tak harap kembali....nice note irma, do'a ibu kepada anaknya takkan putus mngalir

    BalasHapus
  5. IBU
    tiga huruf berjuta cerita !
    kalo gak ada ibu, mungkin gag ada aku.

    kehebatan seorang Ibu, ia rela memberikan cinta kasihnya kepada orang yang dicintai, memberikan tubuh dan hatinya untuk suami tercinta, memberikan rahimnya untuk menampung sebuah kehidupan baru, Ia rela mengorbankan nyawanya untuk melahirkan, mengorbankan semua waktu dan tenaganya untuk merawat anaknya, tidak mengeluh saat membersihkan popok anaknya tanpa rasa jijik sekalipun, tidak pernah mengatakan untung rugi untuk anaknya tercinta,...

    well, nice post !
    trimakasih ya kunjungannya di blog aku, salam kenal ^_@

    BalasHapus
  6. waw ... ibu tiga kata berjuta makna, like this :O
    emang ibu tuh gg ada duanya ya

    BalasHapus
  7. ibu, bukan hanya status seorang wanita yang melahirkan dan merawat kita. Ibu adalah seorang wanita yang turun tangan langsung mensketsa kehidupan kita kelak dengan akhlak2 mulia dan pribadi yang luhur. Ibu hanya mensketsa, tinggal sekarang kita yang mewarnai sketsa hidup kita entah baik buruk itu pilihan bukan :)

    BalasHapus
  8. @Hana Nuraini: hehehe.. makasi Teteh udah baca tulisan saya :)

    @meutia rahmah: hehe.. makasi kak tia, doa ibu akan menyertai jalan hidup kita :)

    @The Sandy: makasi.. betul! ibu itu SUPER sekali, Superman juga kalah. yang namanya ibu memang tiada duanya. semua yang beliau lakukan karena kasih sayang. subhanallah..

    @Fiction's World: makasi.. ibu terdiri dari tiga hurup berjuta makna. hehehe.. ;)

    @Andaka Rizki Pramadya: betul, saya setuju. walaupun kita sudah besar yang namanya orang tua khsusunya ibu pasti akan tetap khawatir dg kehidupan anaknya. meskipun tinggal kita yang menentukan warna hidup kedepan :)

    BalasHapus
  9. Ibu... wanita perkasa yang mengurus kita tanpa keluh kesah..:)

    BalasHapus
  10. betuuuuul.. semua krn kasih sayang yang tulus. ga ada tandingannya deh ;)

    BalasHapus
  11. Ibunya cantiiiiiik :O subhanallah...
    Baca ini sambil pasang wajah sendu habis lagunya enak sih hehehe :D
    <3 blognya Mba Irma :D

    BalasHapus
  12. anaknya cantik juga kan? hahahahahahaha..

    udah kesekian juta orang yang bilang backsound blog ini sedih dan bikin merenung bahkan bikin galau. brarti sukses menghipnotis orang2 ya. hoooreeee.. *jingkrak2* :D

    <3 blog Sefty jugaaaa.. ditunggu cerita selanjutnya sayang ;)

    BalasHapus

Hai kawan-kawan, terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca dan berkomentar di pendopo langit ini ^_^


up