Dalam Diam Aku Rindu

bolehkah aku sejenak berhenti
bersama diamnya angin
mencicipi aroma alam Mu diam-diam
karena aku
mungkin telah rindu
pada kelancangan ombak laut Mu
mencambuk karang ku
dan mungkin aku pun telah merindu
pada ketegasan kilat Mu
menyapa tanah ku
izinkan aku menunggu pelangi Mu
menjulur indah
bersama sisa-sisa tangis langit di sini
karena aku pun demikian rindu
pada hangatnya matahari
pada hangatnya mata hati insani
berbagi tentang rasa, tentang asa
tentang sendu, kalbu yang menjadi candu

Rabb.. Engkau cukup bagi ku

bisik ku pelan
teramat pelan
dan aku pun terkadang khilaf akan kecukupan itu
pun telah lama aku terjebak
dalam titik-titik lemah tanpa huruf
yang tak mampu menjernihkan
menterjemahkan kata menjadi makna
dalam diam aku rindu, aku sendu
rindu pada Mu, ya Rabb
namun sendu karena ku terkadang sejenak lupa pada Mu
astagfirullahaladzim..

*lagi-lagi saya berceloteh tanpa arah, entahlah ini tulisan apa :)

23 komentar:

  1. itulah manusia kadang kalau kita diatas kita seakan lupa,tapi jika sedang mendapat cobaan malah deket
    dah aku follow blog kamu,gantian ya follow back blog aku
    http://arsavin666.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. Kita sama,saya juga slalu mengatakan...
    SAYA + ALLAH = CUKUP

    BalasHapus
  3. @Andy: hehehehe.. iya seperti itulah manusia, tapi alangkah baiknya menjadi manusia yang berusaha tidak seperti itu. ayo kita belajar terus bersyukur :)
    ok, nanti saya kunjungi & follow balik..

    @Mbak Atma: siiiipppp.. saya + Alloh = CUKUP :)
    allahumma aamiin..

    @nasrul: walhamdulillah walailahaillallah wallahuakbar :)

    BalasHapus
  4. Subhanallah indah tulisannya ... mohon follow back yaaa ... http://pinguin-switdiari.blogspot.com
    Tengkyuuu ... ^_^

    BalasHapus
  5. terima kasih.. hehehe.. tulisan tanpa arah, kerjaan jari menari di keyboard ini :D
    ok, siap difollow balik ;)

    BalasHapus
  6. salam sahabat
    uar biasa membaca dari baris baris kata diiringi lagu yang berdenting membuat saya semakin Rindu rindu mbak Irma juga hehehe

    BalasHapus
  7. Tapi memang kesunyian itu nikmat. :)

    BalasHapus
  8. @Mbak Dhana: hehehe.. terima kasih mbak. kata-kata hilang arah yg ingin menemukan makna diiringi piano itu teh :)
    salam rindu dari Indonesia untuk warga Indonesia di China, termasuk buat Mbak Dhana :)

    @Febriasop: betul, kadang ide-ide keluar saat sunyi menyeruak. hehe.. waktunya melamun :)

    BalasHapus
  9. ya ampun, cantiknya :D, berasa terharu sekali dengan "Rabb, Engkau cukup bagiku" hueee kadang lupa padaNya :(

    suka sama bait yang ini
    "izinkan aku menunggu pelangi Mu
    menjulur indah
    bersama sisa-sisa tangis langit di sini "

    BalasHapus
  10. @Tiara: hehehe.. terima kasih Tiara. Dia itu Maha Segala-galanya yang kadang suka luput dari ingatan mahluk-Nya. ya Rabb ampuni kami :(

    BalasHapus
  11. naik turun saya baca semua tulisannya.. salut buat blog ini.. kata2nya mengalir sederhana tapi berbobot.

    salam kenal yah.. keep writing. :)

    BalasHapus
  12. @ROe: terima kasih.. semoga ada sedikit manfaat dari tulisan yang sangat sederhana ini.
    salam kenal, salam persahabatan. keep blogging. keep writing too ;)

    BalasHapus
  13. "Rabb.. Engkau cukup bagi ku"

    SubhanAllah :'(

    BalasHapus
  14. nice poem. curahan hati yang indah.

    yah, hanya Allah.. that's enough! :)

    BalasHapus
  15. huuiiihhh cantiknya tulisannya
    salam kenalnya

    BalasHapus
  16. @Niken: jangan bersedih ^_^
    jadi ayo kita cukupkan juga segala rasa syukur & ibadah untuk Nya.

    @Chilfia: terima kasih.. :)
    curahan hati yang sedang merindu Sang Pencipta.

    @sichengger: hehehe.. terima kasih, semoga bermanfaat. salam kenal, salam persahabatan :)

    BalasHapus
  17. koment lagi ah. hehe..

    #sabda rindu ini buat Allah. :)

    oyah, aku add friend yah. blognya segar buat dibaca2. add balik yah. :)

    BalasHapus
  18. silahkan komen lagi :)
    bebas.. hehe..
    iyap betul sabda rindu untuk Allah :)
    terima kasih sudah follow, mari berkawan ^_^

    BalasHapus
  19. bersilaturahmi di sini sahabat:)
    puisi yang indah,,,
    (hamparan kata)

    BalasHapus
  20. @muis: terima kasih sahabat.. mari mempererat tali silaturahim.. :)

    BalasHapus
  21. Suka rangkaian kata-kata indahnya. Sangat menentramkan dan menyejukkan. Yup Cukup Allah bagiku ^^
    *saya follow ya mbak ^^

    BalasHapus
  22. @Ika: terima kasih.. hehe.. semoga kita jg bisa mencukupkan rasa syukur atas segala anugerah-Nya.. ok, makasi ya, nanti saya follow balik ;)

    BalasHapus

Hai kawan-kawan, terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca dan berkomentar di pendopo langit ini ^_^


up